DPP Partai Perubahan Ingin Mainkan Peran Strategis Ekonomi Nasional

Latest Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Jakarta, 4 Juli 2026 – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Perubahan menegaskan komitmennya untuk mengambil peran lebih besar dalam mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui sektor koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Komitmen tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Partai Perubahan dalam Rapat Badan Pimpinan Harian (BPH) bersama Dewan Pakar Bidang Koperasi & UMKM yang diselenggarakan di Jakarta, Sabtu (4/7).

Pertemuan tersebut membahas arah kebijakan dan langkah strategis dalam memperkuat peran ekonomi rakyat sebagai salah satu pilar utama pembangunan nasional. Pembahasan difokuskan pada upaya mendorong lahirnya ekosistem ekonomi yang produktif, mandiri, inklusif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam arahannya, Ketua Umum menegaskan bahwa Partai Perubahan tidak hanya ingin berkontribusi melalui gagasan-gagasan politik, tetapi juga menghadirkan solusi nyata di bidang ekonomi. Menurutnya, penguatan koperasi dan UMKM merupakan fondasi penting dalam membangun ketahanan ekonomi bangsa sekaligus memperluas kesempatan usaha bagi masyarakat.

Rapat juga menghasilkan sejumlah masukan strategis dari Dewan Pakar mengenai pengembangan program pemberdayaan koperasi dan UMKM, peningkatan kapasitas pelaku usaha, penguatan akses pembiayaan, pemanfaatan teknologi digital, hingga perluasan akses pasar bagi produk-produk lokal.

Melalui sinergi antara jajaran pengurus dan Dewan Pakar, Partai Perubahan berkomitmen menyusun berbagai program yang berpihak pada ekonomi kerakyatan serta mendorong terciptanya iklim usaha yang sehat, inovatif, dan berkelanjutan.

Partai Perubahan meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi yang kuat harus dibangun dari bawah, dengan memberikan ruang yang lebih besar kepada koperasi dan UMKM sebagai motor penggerak perekonomian nasional. Semangat tersebut sejalan dengan pentingnya penguatan gerakan koperasi dan pemberdayaan UMKM yang juga menjadi perhatian dalam berbagai agenda ekonomi nasional tahun 2026.

Comments are closed